Kamis, 02 Mei 2013

IPA Kelas 4 tentang rangka manusia


Mata Pelajaran          : IPA
Materi                          : RANGKA MANUSIA
Kelas/Semester           : Kelas IV/1
Alokasi Waktu           : 2 X 35 menit
Standar Kompetensi : Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya
Kompetensi Dasar    : Mendeskripsikan hubungan antara struktur kerangka tubuh manusia dengan fungsinya

DEFINISI
Rangka manusia adalah susunan tulang-tulang yang saling bersambungan dan membentuk tubuh manusia.
Rangka manusia disebut endoskeleton dimana rangka terdapat di dalam tubuh manusia dan terbungkus otot (daging).
Tulang-tulang pembentuk rangka dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
1. Tulang pipa, misalnya pada tulang paha, tulang betis dan tulang kering.
2. Tulang pipih, misalnya pada tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak.
3. Tulang pendek, misalnya pada tulang pangkal tangan, tulang pangkal kaki, dan ruas tulang belakang.

Sendi adalah sambungan antara tulang-tulang.
Macam-macam sendi :
1. Sendi Engsel
Dapat digerakkan ke satu arah.
Contoh sendi pada siku, lutut, ruas jari tangan, ruas jari kaki.
2. Sendi Peluru
Memungkinkan gerakan ke semua arah.
Tulang yang satu dapat berputar pada tulang lainnya.
Contoh sendi pada ruas tulang leher paling atas dan pangkal paha.
3. Sendi Pelana
Dapat bergerak ke dua arah.
Contoh sendi pada telapak tangan dan pangkal ibu jari.
4. Sendi Kaku
Bergerak sangat sedikit atau terbatas.
Contoh sendi pada ruang tulang belakang.
5. Sendi Geser
Ujung tulang yang satu menggeser ujung tulang yang lain.
Contoh sendi pada tulang hasta dan tulang pengumpil.
6. Sendi Putar
Tulang yang satu dapat berputar mengelilingi tulang lainnya yang bertindak sebagai poros.
Contoh sendi pada tulang atlas (tulang leher yang pertama) dengan tulang tengkorak.

FUNGSI RANGKA
Fungsi utama rangka manusia adalah untuk menopang tubuh.
Fungsi rangka adalah :
1. Menegakkan berdirinya tubuh
2. Menentukan bentuk tubuh
3. Tempat melekatnya otot
4. Melindungi bagian tubuh yang penting seperti otak, jantung, paru-paru.
5. Tempat pembentukan sel-sel darah merah (pada sumsum tulang belakang)


BAGIAN-BAGIAN RANGKA MANUSIA

1. Rangka Tengkorak
Fungsi : untuk melindungi otak, mata, telinga, hidung, dan saluran pernapasan bagian atas.
Terdiri dari :
1. Tulang tengkorak wajah terdiri atas :
1) Tulang air mata
2) Tulang hidung
3) Tulang pipi
4) Tulang rahang atas
5) Tulang rahang bawah
6) Tulang lidah
2. Tulang pelindung otak terdiri atas :
1) Tulang dahi
2) Tulang baji
3) Tulang ubun-ubun
4) Tulang pelipis
5) Tulang tengkorak belakang

2. Rangka badan
Terdiri dari 5 bagian yaitu :
1. Ruas Tulang Belakang.
Fungsi :
a) Melindungi sumsum tulang belakang
b) Memberi kekuatan tubuh
c) Melindungi tenggorokan dan kerongkongan (ruas tulang leher)
Terdiri atas 33 ruas yaitu :
1) 7 ruas tulang leher
2) 12 ruas tulang punggung
3) 5 ruas tulang pinggang
4) 5 ruang tulang kelangkang
5) 4 ruas tulang ekor
2. Rangka Tulang Rusuk
Fungsi : melindungi paru-paru, jantung, dan alat pencernaan
Terdiri atas 12 ruas yaitu :
1) 7 pasang rusuk sejati
2) 3 pasang rusuk palsu
3) 2 pasang rusuk melayang
3. Rangka Tulang Dada
Fungsi :
a) Melindungi paru-paru dan jantung
b) Tempat melekatnya tulang rusuk bagian depan
Terdiri atas :
1) Tulang hulu
2) Tulang badan
3) Tulang pedang-pedangan
4. Rangka Tulang Gelang Bahu
Terdiri atas :
1) Sepasang tulang belikat
2) Sepasang tulang selangka
5. Rangka Tulang Gelang Panggul
Fungsi : melindungi alat kelamin dan alat pencernaan
Terdiri atas :
1) Tulang usus
2) Tulang duduk
3) Tulang kemaluan

3. Rangka Anggota Gerak
Fungsi : mendukung terjadinya pergerakkan
Terdiri atas :
a. Anggota Gerak Atas
1) Tulang lengan atas
2) Tulang pengumpil
3) Tulang hasta
4) Tulang pergelangan tangan
5) Tulang jari tangan
 
b. Anggota Gerak Bawah
1) Tulang paha
2) Tulang tempurung lutut
3) Tulang kering
4) Tulang betis
5) Tulang pergelangan kaki
6) Tulang telapak kaki
7) Tulang jari kaki

KELAINAN PADA TULANG
 Macam-macam kelainan pada tulang
1. Skoliosis
Tulang belakang melengkung/membengkok ke arah samping membentuk huruf S.
Penyebab karena membawa beban yang berat pada satu sisi tangan atau bahu
2. Kifosis
Tulang belakang melengkung/membengkok ke arah luar (belakang).
Penyebab karena kebiasaan duduk dengan membungkuk atau membawa beban berat di punggung
3. Lordosis
Tulang belakang melengkung/membengkok ke arah dalam (depan).
Penyebab karena kebiasaan duduk yang terlalu condong ke depan.

PENYAKIT YANG MERUSAK RANGKA
1. Polio
D
isebabkan oleh virus.
Penderita mengalami kelmpuhan sehingga lama kelamaan tulang akan mengecil.
Pencegahan dengan pemberian vaksinasi pada balita.
2. Rakitis
Disebabkan karena kekurangan vitamin D dan sinar matahari pagi.
Penderita terhambat pertumbuhan tulangnya.
Tulang kaki menjadi lemah.
Umumnya tulang kaki berbentuk X atau O.
3. Osteoporosis
Disebabkan oleh kekurangan zat kapur (kalsium).
Mengakibatkan tulang mudah retak atau patah.
Pencegahan dengan memakan makanan yang banyak mengandung vitamin D dan kalsium seperti susu dan ikan.
4. TBC Tulang
TBC (tuberculosis) dapat menyerang tulang.
Pengobatan harus disertai dengan makanan yang bergizi.
5. Rematik
Menyebabkan rasa nyeri pada persendian terutama pergelangan tangan, kaki, dan sendi siku.
Terjadi pembengkakan pada sendi.
Pada keadaan yang parah dapat menyerang jantung.

CARA MEMELIHARA TULANG
1. Makan makanan yang bergizi terutama yang mengandung kalsium seperti susu dan ikan.
2. Melakukan sikap tubuh yang benar seperti berdiri dan duduk dengan tegak.
3. Tidak mengangkat beban yang melebihi kemampuan tubuh.

Rabu, 01 Mei 2013

Materi IPA Kelas 4 Semester II Bab Gaya


STANDAR KOMPETENSI
  • Mengenal Gaya
                                                                             
KOMPETENSI DASAR
  • Memahami gaya dapat mengubah gerak benda
  • Memahami gaya dapat mengubah bentuk benda
INDIKATOR
  • Siswa mampu menjelaskan gaya dapat mengubah gerak benda
  • Siswa mampu menjelaskan gaya dapat mengubah bentuk benda


Dalam kehidupan sehari-hari, banyak dijumpai kegiatan yang berhubungan dengan gaya. Seorang tukang bakso yang sedang mendorong gerobak baksonya berarti dia sedang melakukan gaya terhadap gerobak. Pada saat yang sama, ia melihat seorang ibu yang sedang menimba air di sumur. Untuk mendapatkan air yang ada di sumur, ibu tersebut harus menarik tali yang telah dikaitkan dengan ember. Tarikan yang dilakukan oleh ibu tersebut merupakan gaya. Tahukah kamu, kegiatan-kegiatan lain yang juga berhubungan dengan gaya? Untuk lebih memahami mengenai gaya, perhatikan uraian berikut ini!

A. Gaya Dapat Mengubah Gerak Benda
Di awal telah dibahas beberapa kegiatan sehari-hari yang berhubungan dengan gaya, yaitu tukang bakso yang sedang mendorong gerobak baksonya dan seorang ibu yang sedang menarik tali timba ketika mengambil air di sumur. Dorongan atau tarikan tersebut dapat menyebabkan kedudukan suatu benda berubah dari keadaan awalnya. Dalam sains, dorongan dan tarikan ini dikenal dengan sebutan gaya. Coba berikan contoh kegiatan lain dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan gaya dan sebutkan jenis gayanya apakah berupa tarikan atau dorongan.
  1. 1.   Benda Bergerak Memerlukan Gaya
Pada saat tukang bakso mendorong gerobak baksonya maka gerobak bakso tersebut akan bergerak ke depan. Begitu pula pada saat seorang ibu menarik tali di sumur yang dikaitkan dengan ember maka ember yang berisi air akan bergerak ke atas. Berdasarkan dua contoh tersebut dapat ditunjukkan bahwa pada saat bergerak benda memerlukan gaya.
  1. 2.   Jenis-Jenis Gaya
Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemukan gaya dengan jenis yang berbeda satu dan yang lainnya. Gaya tarik, gaya dorong, dan gaya gesek merupakan beberapa gaya yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Setiap gaya yang dilakukan memerlukan tenaga. Berdasarkan sumber tenaga yang diperlukan, gaya dibedakan menjadi
beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Gaya Otot
Gaya otot merupakan gaya yang dihasilkan oleh tenaga otot. Contoh gaya
otot adalah pada saat kita menarik atau mendorong meja, membawa belanjaan ibu, dan menendang bola. Karena terjadi sentuhan maka gaya ini termasuk gaya sentuh.
b. Gaya Gesek antara Dua Benda
Gaya gesek merupakan gaya yang
terjadi karena bersentuhannya dua permukaan benda. Contoh gaya gesek adalah gaya yang bekerja pada rem sepeda. Pada saat akan berhenti, karet rem pada sepeda akan bersentuhandengan pelek sepeda sehingga terjadi gesekan yang menyebabkan sepeda dapat berhenti ketika dilakukan pengereman.



c. Gaya Magnet
Gaya magnet merupakan gaya yang ditimbulkan oleh tarikan atau dorongan dari magnet. Contoh gaya magnet adalah, tertariknya paku ketika didekatkan dengan magnet. Benda-benda dapat tertarik oleh magnet jika masih berada salam medan magnet
d. Gaya Gravitasi
Gaya gravitasi merupakan gaya yang ditimbulkan oleh tarikan bumi. Contoh
gaya gravitasi adalah jatuhnya buah dari atas pohon dengan sendirinya. Semua benda yang dilempar ke atas akan tetap kembali ke bawah karena pengaruh gravitasi bumi.
e. Gaya Listrik
Gaya listrik merupakan gaya yang terjadi karena aliran muatan listrik. Aliran
muatan listrik ini ditimbulkan oleh sumber energi listrik. Contoh gaya listrik adalah bergeraknya kipas angin karena dihubungkan dengan sumber energi
listrik. Muatan listrik dari sumber energi listrik mengalir ke kipas angin. Sehingga, kipas angin dapat bergerak.
  1. 3.   Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gerak Benda
Benda dapat bergerak karena adanya gaya yang bekerja pada benda. Jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda maka benda tidak dapat bergerak atau berubah kedudukannya. Beberapa faktor yang mempengaruhi gerak suatu benda adalah adanya gaya gravitasi bumi dan tarikan atau dorongan yang terjadi pada benda.
a. Adanya Gravitasi Bumi
Kamu tentu pernah melihat buah mangga yang jatuh sendiri dari pohonnya.
Jatuhnya buah mangga tersebut merupakan akibat adanya gaya tarik bumi yang disebut gravitasi. Gravitasi menyebabkan benda dapat bergerak jatuh ke
bawah. Apabila kita melempar bola ke atas maka bola tersebut akan kembali ke bawah karena adanya gravitasi bumi.
b. Dorongan atau Tarikan
Pada bagian sebelumnya telah dibahas bahwa benda dapat bergerak karena adanya gaya yang berupa tarikan atau dorongan. Ember yang terikat dengan tali yang ada di sumur tidak dapat bergerak ke atas apabila tidak ditarik. Begitu pula mobil yang mogok akan bergerak apabila ada orang yang mendorongnya. Hal ini menunjukkan bahwa tarikan dan dorongan mempengaruhi gerak benda. Benda yang didorong atau ditarik ke arah kiri maka akan bergerak dengan arah yang sama. Gerak benda yang terjadi karena dorongan atau tarikan dipengaruhi oleh permukaan tempat benda bergerak.

B. Gaya Dapat Mengubah Bentuk Benda
Gaya yang dihasilkan oleh dorongan ataupun tarikan dapat mengakibatkan benda bergerak. Selain menyebabkan benda bergerak, gaya yang bekerja pada benda juga dapat mengubah bentuk benda. Pernahkah kamu melihat proses pembuatan keramik atau asbak? Keramik dan asbak merupakan hasil olahan dari tanah liat. Tanah liat dapat dibentuk sedemikian rupa sehingga dihasilkan keramik dan asbak yang cantik dan menarik. Pada gambar di samping telihat seorang pengrajin keramik sedang membuat keramik dari tanah liat. Gaya yang
diberikan oleh tangan pada tanah liat membuat bentuk tanah liat berubah. Hal ini menunjukkan bahwa gaya juga dapat mengubah bentuk benda.